PLUT KUMKM Batam Persiapkan Sistem Monitoring Keanggotaan Bagi Seluruh Pelaku KUMKM di Batam

Gedung UPTD PLUT KUMKM Batam

TERDEPAN.CO.ID, BATAM | Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UPTD PLUT KUMKM) Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (KUM) Pemerintah Kota Batam, tengah menyiapkan sistem monitoring keanggotaan bagi seluruh koperasi, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah. Sistem ini nantinya akan memuat data base semua KUMKM yang ada di Batam.

Menurut Kepala UPTD PLUT KUMKM Dinas KUM Kota Batam, Arfie Eranov, SSTP, pihaknya akan melakukan pendataan ke seluruh binaan-binaan selain dari Dinas KUM, ataupun yang belum mendapatkan binaan. Sehingga nantinya banyak manfaat dan bisa menjadi data base tersendiri bagi Kota Batam.

Bacaan Lainnya

“Jadi seandainya ada kebutuhan informasi atau kunjungan-kunjungan, akan mudah mengetahui by name by address berapa jumlah ril koperasi dan pelaku usaha yang ada di Batam. Kita rancang sistem itu sampai bisa melihat jenis produk, lokasi dan sampai di mana legalitas yang dimiliki,” terangnya di gedung UPTD PLUT KUMKM, Kawasan Golden View Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (22/8/2023).

Arfie menuturkan bahwa secara umum PLUT KUMKM berfungsi sebagai wadah bagi pelaku Koperasi dan UMKM untuk mendapatkan pembinaan dan pelatihan. PLUT KUMKM juga memfasilitasi terkait legalitas, pembuatan NIB, Sertifikat Halal, PIRT, BPOM. PLUT melakukan pembinaan manajemen pemasaran produk, yaitu bagaimana hasil UMKM itu bisa dipasarkan, misalnya ke super market yang ada maupun e-commerce (electronic commerce).

“Pelaku KUMKM bisa datang untuk meminta bantuan fasilitasi pembuatan legalitas, atau sharing terkait produk mereka. Baik secara kemasan, pemasaran maupun pembiayaan. Terkait pembiayaan, kita ada link dengan UPT Dana Bergulir Pemko, Himbara (Himpunan Bank Negara), dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) lain yang bisa membantu pengembangan KUMKM,” jelasnya.

Terkait pemasaran produk UMKM, Arfie menambahkan, PLUT UMKM Batam juga sering menyelenggarakan pameran. Salah satunya terakhir pada dua bulan lalu, diselenggarakannya expo pada salah satu mal di Singapura. Kegiatan itu merupakan kerjasama antara Dinas KUM, PLUT dan BISA (Business Indonesia Singapore Alliance).

“Kita bawa produk dari UMKM binaan Dinas KUM untuk show produk, kita bantu pasarkan di sana,” ucapnya.

Untuk peningkatan penghasilan UMKM, Arfie mengatakan bahwa PLUT juga sudah bekerjasama dengan Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA). Para wisatawan akan dibawa untuk melihat hasil-hasil UMKM yang dipajang di galeri PLUT. (AS)

Editor: Andri Sofian

#UPTDPLUTDinasKUMbatam
#Koperasi&UMKM

TERDEPAN TV

Pos terkait