TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Aksi demo yang melibatkan warga dengan mengatasnamakan masyarakat Rempang Galang kembali berlangsung ricuh, disertai dengan lemparan batu-batuan kearah petugas. Hal ini nampak terlihat jelas dari cuplikan potongan video warga net yang diunggah dalam media sosial, Kamis (08/09/23), pagi hari ini di Jembatan Empat Barelang Batam.
Ratusan petugas yang mengamankan jalannya demo ikut sigap dalam pengamanan tersebut dengan menyemprotkan air dari mobil Water Cannon serta mengamankan warga yang diduga terlibat sebagai propokator untuk melakukan aksi yang anarkis dengan membawa senjata tajam.

“Tangkap propokator,”seru petugas dari speaker mobil petugas.
Dalam aksi tersebut terlihat ada sebagian warga yang pingsan serta terluka karena hantaman lemparan batu serta benda asing lainnya dengan penuh bersimbah darah.
Adapun anak-anak yang sedang sekolah juga ikut diamankan dengan menggunakan mobil milik polisi ketempat yang lebih aman.
Belum diketahui secara pasti berapa orang yang telah diamankan petugas Tim Terpadu terduga sebagai propokator kerusuhan.
Dalam rilis yang dipublis dari Humas BP Batam menghimbau agar masyarakat tidak ikut terpropokasi atas aksi kerusuhan masyarakat yang sedang berlangsung.
“Jangan terpropokasi dan tetap jaga kondusifitas masyarakat di Batam dengan baik,”terang Kepala Biro Humas dan Promosi BP Batam, “Ariastuty Sirait.
Diketahu Tim Terpadu hari ini dijadwalkan akan memasuki wilayah pemukiman masyarakat di perumahan Rempang Galang Batam untuk melakukan pengukuran lahan untuk pembuatan pabrik kaca terbesar di Asia.
Red #RempangGalang #BPBatam #PolrestaBarelang







