TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Dalam Rapat Paripurna DPRD Batam Gabriel Safto Anggito Sianturi, secara sah dilantik dan dinyatakan sebagai sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggantikan Nuryanto, yang telah menjabat selama tiga periode dan kini mencalonkan diri sebagai Wali Kota Batam.
Pelantikan Gabriel di DPRD ini dihadiri para tamu undangan dan anggota Dewan yang lainnya beserta keluarga yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Batam, Budi Mardianto, didampingi Wakil Ketua III DPRD Aweng Kurniawan, serta Sekretaris Daerah Batam, Jefridin Hamid, yang hadir mewakili Pemerintah Kota Batam pada Senin (11/11/2024).
Gabriel sendiri menggantikan Ketua DPRD Nuryanto yang telah lama mengabdi di Dewan atas usulan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini merupakan bagian dari Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan 2024-2029.
Proses PAW ini dimulai dengan surat dari DPC PDI-P yang mengusulkan Gabriel Sianturi untuk menggantikan Nuryanto. Surat tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh DPRD Batam yang meminta verifikasi kepada KPU Batam. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, Gubernur Kepulauan Riau menerbitkan Surat Keputusan Nomor 1338 Tahun 2024 untuk meresmikan pemberhentian Nuryanto dan mengangkat Gabriel sebagai penggantinya.
Sebelum menjalankan tugasnya, Gabriel mengucapkan sumpah jabatan, dipandu oleh pimpinan DPRD Batam. Dalam sumpahnya, Gabriel berjanji untuk menjalankan tugas sebagai anggota dewan dengan sebaik-baiknya sesuai aturan perundang-undangan, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.
“Demi Tuhan, saya berjanji akan memenuhi kewajiban sebagai Anggota DPRD Batam dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi demokrasi, dan berkomitmen memperjuangkan aspirasi rakyat. Semoga Tuhan menolong saya,” ucap Gabriel, penuh keyakinan.
Wakil Ketua II DPRD Batam, Budi Mardianto dalam pidatonya berharap dengan di lantiknya Gabriel menjadi anggota Dewan bisa ikut berkontribusi dalam menjalankan amanah rakyat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik lagi.
“Semoga kedepannya bisa membawa perubahan dan semangat baru dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Batam, mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Nuryanto, serta turut mendorong pembangunan dan kemajuan di Kota Batam, “tutupnya.
Pengambilan sumpah dipandu oleh pendeta diatas kitab karena Gabriel beragama nasrani. (*)
RED Editor : IKA #DPRDBatam







