Darurat Internet, Kominfo Batam Diminta Panggil Pengusaha Provider

Internet milik Provider Proxy putus di Jalan hang Tuah Batam Centre

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Disaat Pemerintah Kota Batam sedang membangun perekonomian ditengah persaingan usaha berbasis internet. Masyarakat dihadapkan dengan dukungan pelayanan jaringan internet yang kurang bagus dan memadai, Selasa (17/12/24).

Hal ini dirasakan masyarakat yang membangun bisnis maupun informasi dengan basis menggunakan jaringan internet yang setiap harinya terputus (mati) karena alasan dampak pembangunan Kota Batam yang sedang berjalan.

Bacaan Lainnya

Untuk itu Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kominfo serta instansi terkait DPRD Kota Batam serta BP Batam untuk andil dan turun langsung mengawasi bisnis provider (jaringan internet) yang mulai menjamur di Kota Batam ikut mendukung percepatan perekonomian, baik sekala daerah maupun nasional serta internasional.

Apalagi Kota Batam adalah daerah yang menjadi garda terdepan bagi pelaku UMKM serta investor dalam mengembangkan dan ikut menumbuhkan perekonomian.

Sering matinya jaringan internet (WIFI) ini sudah berlangsung begitu lama namun kurang adanya perhatian pemerintah sehingga masyarakat yang langsung bersentuhan dengan jaringan tersebut sangat dirugikan.

Masyarakat juga menyuarakan keluhannya agar Dinas terkait seperti Kominfo Kota Batam menangani keresahan masyarakat ini dengan serius, apa yang menjadi kendala selama ini agar tidak berlarut-larut dan merugikan masyarakat yang berusaha dibidang digital.

“Kalau matinya tiap hari dan di jam kerja dengan durasi yang panjang pastilah sangat dirugikan masyarakat yang berusaha melalui internet digital. Kalau dibiarkan pasti juga akan berpengaruh terhadap perekonomin. Tolong pemerintah segera membantu masyarakat menangani hal ini dengan serius’jelas pelanggan, Selasa (17/12/24).

Matinya internet ini diakibatkan adanya pembangunan gorong-gorong disaat Kota Batam sedang gencar-gencarnya membangun infrastruktur jalan secara besar-besaran oleh Badan Pengusahaan Batam (BP Batam).

“Kendala matinya internet sebabnya sama yaitu tercangkul Beko saat membuat gorong-gorong. Artinya kolaborasi atau kerjasama kurang baik dilapangan antara tim provider dan pekerja. Ini perlu dicarikan solusinya. Pemerintah harus turun tangan khususnya BP Batam yang memiliki proyek. Jangan dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi sehingga masyarakat tidak dirugikan.

Diera Digitalisasi, matinya internet itu akan mempengaruhi perekonomian baik UMKM maupun yang lainnya. Kalau dibiarkan tanpa solusi akan berdampak yang lebih serius.

Diketahui bahwa ijin usaha provider itu ijinnya ada di pusat (Jakarta) sehingga Pemerintah Daerah (Pemko Batam melalui Dinas Kominfo) hanya bisa memantau dan memanggil pihak provider untuk dimintai keterangan.

“”Kirim surat aja ke kami sesuai alamat kantor yang ada agar kami bisa menyurati dan memanggil mereka terkait hal ini,”tutup Rudi Kadis Kominfo Kota Batam.

Diketahui dari pantauan Tim TERDEPAN di lapangan hingga saat ini Wifi internet hampir tiap harinya ada jam Wifi mati dengan alasan putus tercangkul oleh Beko dan itu berlaku bagi beberapa provider swasta maupun milik pemerintah (Indihome).

 

RED#PemkoBatam
#BPBatam
#DPRDBatam
#WIFI
#Internet
#Provider

 

 

 

 

 

 

 

TERDEPAN TV

Pos terkait