Momentum peresmian proyek migas Forel dan Terubuk oleh Presiden Prabowo Subianto di Laut Natuna menjadi trigger positif bagi percepatan pembangunan di wilayah kepulauan ini.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, langsung “tancap gas” dengan intensif melakukan pendekatan ke berbagai kementerian di Jakarta, termasuk Kementerian Perhubungan, untuk menarik proyek-proyek strategis.
Sejak dilantik sebagai Bupati pada tangal 20 Februari yang lalu, Cen Sui Lan dikenal aktif menjembatani kebutuhan Natuna dengan kebijakan dan anggaran pusat. Pengalamannya sebagai mantan anggota DPR-RI dimaksimalkan untuk menarik proyek-proyek prioritas, mengingat APBD Natuna terbatas.
“Tidak mungkin kita hanya mengandalkan anggaran daerah. Pendekatan ke pusat adalah solusi terbaik untuk membawa pembangunan ke Natuna,” tegas Cen Sui Lan kepada tvrinews.com, Rabu 21 Mei 2025.
Baca Juga: Aparat Kembali Amankan diduga Sabu 1,8 Ton di Perairan Kepri
Dimana Pada Senin, 19 Mei 2025, Bupati Natuna bertemu dengan Wakil Menteri Perhubungan, Komjen. Pol. Drs. Suntana didampingi Biro Perencanaan Kemenhub, Agustina. Dalam pertemuan itu, diajukan 4 permohonan krusial diantaranya, Peningkatan status Pelabuhan Selat Lampa Untuk akses ekspor-impor yang lebih lancar. Pembangunan Pelabuhan Samudera di Teluk Buton memperkuat konektivitas laut Natuna. Pembangunan Jalan Poros Utama (JPU) Akses transportasi darat lebih efisien. Dan Permintaan mobil bus sekolah Dukung mobilitas pelajar Natuna.
“Kami ingin Natuna tidak hanya maju di sektor migas, tapi juga infrastruktur pendukungnya,” jelas Cen Sui Lan.
Wamenhub Suntana menyambut baik permintaan tersebut dan berjanji menindaklanjutinya. “Kami apresiasi komitmen Bupati Natuna. Kemenhub akan koordinasikan dengan kementerian terkait untuk realisasi proyek ini,” ujar Suntana.
Bupati Cen Sui Lan juga memastikan akan terus monitor progres proyek dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat.
“Ini baru awal. Agenda besar pembangunan Natuna harus terus dikawal dan berjalan efektif, “pungkasnya.
#PemkabNatuna







