Penyelundup Narkoba Tergiur Upah Tinggi

Batam, Terdepan.co.id- Faktor ekonomi, itulah alasan yang selalu di gunakan oleh para penyelundup Narkoba, khususnya para kurir yang menjadi perantara para Bandar Narkoba. Para kurir atau penyelundup berdalih upah yang di tawarkan sangat menggiurkan tanpa terpikir akan akibatnya, yaitu harus berurusan dengan aparat hukum yang akan memburunya, jumat (05/01/17).

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes S Erlangga dalam bincang santai dengan reporter terdepan.co.id mengatakan, Kepri sebagai daerah Kepulauan ( Pulau Kosong) dan daerah perbatasan Malaysia dan Vietnam di jadikan alasan para penyelundup sebagai daerah transit.

Bacaan Lainnya

“ Memang kita tidak bisa pungkiri, bahwa Kepri merupakan daerah transit masuknya narkoba, selain daerah perbatasan dengan Negara lain juga karena geoggarafisnya, banyak pulau tidak berpenghuni, “ jelas Erlangga.

Ia menegaskan, penanganan kasus narkoba yang di lakukan Polda Kepri di tahun 2017 mengalami penurunan di banding tahun sebelumnya yaitu sebanyak 478 kasus di tahun 2016 sedangkan di tahun 2017 mengalami penurunan sebesar 340 kasus atau sebesar 25 persen (25%).

“ Kalau di lihat dari presentasinya turun 25%, tapi kalau di lihat dari faktor turunnya ini,  juga bisa di lihat dari aktifnya Polri bersama BNN di dalam pemberantasan narkoba, “terangnya.

Erlangga mengakui, kasus narkoba akhir-akhir nampak lebih marak, karena di sebabkan beberapa hal yaitu, adanya modus para penyelundup yang selalu berubah dan mempelajari celah, cara untuk memasukan narkoba itu sendiri.

“Kenapa sekarang terlihat lebih marak kasus narkoba, karena dari hasil tangkapan yang pernah di lakukan, selalu berubah dan mereka mempelajari celah-celah untuk memasukan narkoba ini, seperti halnya kasus penangkapan di Bandara, beberapa hari yang lalu,“lanjutnya.

Erlangga dalam pemaparannya mengatakan, mempelajari dari beberapa anatomi kasus yang di tangani Polda Kepri, terkait peredaran narkoba, para penyelundup berusaha  memanfaatkan para pekerja yang berada di luar negeri dan hendak pulang ke kampung halaman, dengan imbalan yang besar.

Beberapa upaya sinergitas Polda Kepri dalam pemberantasan Narkoba akan terus di tingkatkan dengan bekerjasama dengan instansi terkait lainnya khususnya Avsec Bandara dan pelabuhan dalam menjaga lalu lintas transportasi udara dan Pelabuhan, “pungkasnya. IKA

 

TERDEPAN TV

Pos terkait