
INTERNASIONAL,TERDEPAN.CO.ID- Ada sebuah pernikahan yang tak lazim di lakukan oleh warga India ini, Dimana dalam usia perkawinannya yang terbilang hanya berusia enam hari lamanya, Sang Suami harus merelakan Istrinya menikah dengan lelaki lain ( Pacar lamanya) demi mencari situasi yang tak biasa yang di lakukan istrinya dengan pria selingkuhannya.
Melansir dari Oddity Central, Selasa (20/3/2018), cerita bermula dari 4 Maret 2018, pria yang diketahui bernama Basudep Tappo menikahi seorang wanita sesuai dengan peraturan dan adat kedua keluarga mereka. Pernikahan pun digelar mengikuti tradisi, tanpa ada dokumen hukum yang ditandatangani, namun tetap menerima berkat dari masyarakat dan keluarga.
Keluarga kecil Basudep dan Istrinya yang terbina selama enam hari berjalan baik, hingga pada akhirnya ada tiga pria yang bertandang ke rumahnya dan mengaku sebagai kerabat Istri dari kampung halamannya.
Kedatangan tamu tersebut sontak membuat perubahan yang begitu aneh dan menggemparkan warga dimana salah satu lelaki tersebut adalah mantan kekasih istrinya yang tidak di ketahui oleh suaminya.
Fakta seketika terkuak, setelah dua pria dan Basudep pergi untuk melihat-lihat desa, sementara satu pria dan istrinya tinggal di rumah berdua. Warga yang tidak terima istri Basudep berduaan dan bermesraan dengan pria tersebut akhirnya memukuli pria tersebut.
Melihat kejadian tersebut, spontan Istri Basudep akhirnya maju dan mengakui bahwa pria yang bersamanya tersebut adalah kekasihnya, sebelum menikah dengan Basudep, yang tidak disetujui oleh keluarga.
Betapa kagetnya Basudep saat sekembali ke rumah dan mendengar pengakuan istrinya, yang bisa menimbulkan konsekuensi yang fatal, sebab perzinaan di pedesaan India dianggap sebagai dosa berat, tapi setelah mendengar penjelasan istrinya, Basudep dan warga pun berdamai dan menemukan solusi yang tidak biasa. Ya, Basudep menyarankan agar istrinya menikahi kekasihnya juga.
Masih dari sumber yang sama, Basudep pun akhirnya menghubungi keluarga istrinya, memberitahu tentang rencana pernikahan kedua dan meyakinkan keluarganya. Keluarga pun setuju. Singkat cerita, istrinya dan pria itu pun akhirnya menyelenggarakan pernikahan secara tradisional yang kedua dan mendapatkan berkah dari masyarakat.
“Kehidupan mereka pasti akan hancur jika saya tidak melakukan ini. Pernikahan ini adalah satu-satunya solusi. Sekarang kita semua bisa bahagia,” kata Basudep.
Ibu Basudep, yaitu Sanibari Tappo, memuji kebijaksanaan anaknya, dia mengatakan anaknya telah membuat keputusan terbaik dalam situasi seperti itu.
“Hidup kita akan menjadi lebih rumit kalau masalah ini belum ada solusinya. Kami tidak akan pernah melupakan keputusannya,” ucap Sanibari Tappo.
Kepala Desa Pamara, yaitu Gajendra Bagh pun menuturkan, keputusan Basudep adalah hal yang paling tepat untuk dilakukan dalam situasi seperti ini. Jadi, masyarakat desa pun mendukung pernikahan kedua istrinya. (*)






