Jalan Tugas, Brigadir Natan Kejar Pengendara dengan Menempel di Kap Mobil

Brigadir Natan Kejar Pengendara dengan Menempel di Kap Mobil

TERDEPAN.CO.ID,BANDUNG – Video seorang polisi ‘menempel’ di bagian kap mesin mobil yang tengah melaju di jalanan Kota Bandung viral di media sosial. Seorang juru parkir, Wawan (45), mengaku menyaksikan peristiwa menegangkan itu.

Peristiwa polantas ‘nempel’ di kap mesin mobil itu berlangsung di Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, Kamis (25/7/2019), sekitar pukul 11.00 WIB.  Polisi itu lalu ‘menempel’ di bagian kap mesin depan mobil yang terus melaju. Mobil itu baru berhenti tak jauh dari lokasi awal diberhentikan polisi.

Bacaan Lainnya

“Kira-kira berhenti itu sekitar 200 meteran,” ucap Wawan.
Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo masih mengecek terkait video yang beredar.

Natan bercerita detik-detik aksi menegangkan yang ia alami itu. Kejadian tersebut berlangsung di perempatan Jalan Rajiman-Pasirkaliki, Kota Bandung pada Kamis (25/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Natan yang merupakan anggota unit lalu lintas Polsek Cicendo saat itu tengah mengatur lalu lintas.

Natan mengaku hanya menjalankan tugasnya sebagai anggota polisi lalu lintas. Saat itu, dia melihat sebuah mobil menerobos lampu merah. Dia pun berusaha memberhentikan mobil tersebut bahkan dengan cara menempel di kap mobil.

“Saya sih intinya ingin memberhentikan kendaraan tersebut karena melanggar lalu lintas,” ucap Natan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (26/7/2019).

Mobil itu terus melaju meski kondisi Natan menempel di atas kap mobil. Mobil itu pun baru berhenti karena kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.

“Bukan mobilnya berhenti sendiri tapi karena ada rambu lalu lintas terjadi kemacetan. Karena kemacetan tersebut dia memperlambat laju kendaraannya dibantu oleh warga masyarakat dia berhenti,” kata Natan.

Saat kendaraan berhenti, Natan lantas melakukan penindakan. Sesuai SOP, Natan memeriksa kelengkapan surat-surat si pemilik mobil itu.

“Saya periksa surat-suratnya, saya tilang dan ambil SIM-nya,” ujar Natan. (*)

 

Sumber : Detik.com

Editor : IKA

TERDEPAN TV

Pos terkait