Tak Mau Pimpinan BP Batam Dikritik Media Terdepan.co.id di Stop Kerjasamanya

Illustrasi

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Buntut dari pemberitaan mengkritisi pejabat publik, Kepala BP Batam EX Officio, H.M Rudi, merembet kepada kerjasama publikasi yang selama ini telah terjalin beberapa tahun sebelumnya, harus distop dan tidak diperpanjang.

Humas BP Batam menilai pemberitaan terkait insiden pengusiran Wartawan saat peliputan pada saat sosialisasi Perka tentang lahan di Lat.3 Balairung BP Batam, dinilai telah menyerang Kepala BP Batam, Rudi dan lembaga Institusi BP Batam, sehingga Media terdepan.co.id harus dievaluasi atau tidak diperpanjang kontrak kerjasamanya.

Bacaan Lainnya

“ Ini baru mulai kerjasama dan Kami masih melakukan evaluasi. Tentang pernyataan Staff Humas BP Batam, Zazani yang mengatakan tidak disambung karena alasan menyerang pimpinan dan lembaga melalui pemberitaan, itu hanya omongan Dia saja, “terang Kabag Humas BP Batam, Yudi Hari Purdaya.

Yudi dalam keterangannya melalui sambungan telepon, enggan menyampaikan alasan kenapa dilakukan evaluasi secara tiba-tiba tersebut.

“ Ini alasan intern Kami, “jelasnya.

Sebelumnya Staff Zazani juga pernah meminta Media terdepan.co.id untuk meralat tulisan pemberitaan yang telah tayang dengan mengganti judul dan isi karena alasan tidak elok dibaca.

“Beliau hanya minta tidak direkam Mbak, dikhawatirkan penyampaian Beliau, tidak di Expos secara full. Saya pikir, Kita harus sedikit memahami kondisi Beliau, yang begitu banyak beban pekerjaan. Bisa saja yang beliau sampaikan, tidak bermaksud melukai hati mbak Ika. Kalau bisa rubahlah judul dan isinya, ngak elok dibaca mbak, “tulisnya.

Dalam penegasan Zazani, saat dijumpai diruang kerjanya mengatakan, bahwa yang dikerjasamakan dengan BP Batam adalah Media yang tidak menyerang pimpinan BP Batam dan lembaga, Catat itu Ya! Kalau mbak mau membela profesi mbak silahkan, Saya juga harus menjaga pimpinan Saya. Dan disini tidak ada yang salah bela Zazani tanpa mau mendengar alasan.

Diketahui pada saat sosialisasi Perka Direktorat Pengolahan Lahan Tahun 2020, pada tanggal 19 februari , Walikota Batam Ex Officio Kepala BP Batam, H.M Rudi, di hadapan ratusan peserta, yang nota bene adalah pengusaha meminta kepada Wartawan untuk menghentikan perekaman Vidio saat peliputan karena khawatir di unggah sepotong-potong yang bisa menjadikan salah paham bagi yang mendengarnya.

Dik! Tolong tak usah direkam, kalau tak Kamu keluar saja, nanti rekam ya, nanti rekaman dikirim sepotong-potong tapi jadi fitnah ke Saya,  tapi kalau Kamu tetap mengirim semua  tidaklah masalah,  tapi kalau yang Kamu kirim sepotong saja ribut nanti di Medsos. Orang tidak tau cerita, dianggap benar. Saya ngomong apa adanya, terbuka Saya, Tapi kalau Anda merekam dan mengirim seutuhnya tak ada dibaca juga . Siapa yang mau mendengar setengah jam, Kepala BP Batam . Ya! Tapi kalau mau wawancara Saya, wawancara saya, Saya akan  ngomong apa yang Saya bicarakan ini, “seru Rudi dengan nada meninggi.

Redaksi

#BPBatam

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait