H.Apuk Idris Tokoh Bekasi,Sebut Bupati ‘Goblok’ Membiarkan Oknum Pejabat Touring ke Luar Daerah

TERDEPAN.CO.ID,BEKASI – Kegiatan Touring ke luar daerah dimasa pandemi Covid-19 yang diduga dilakukan oleh beberapa oknum pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, mendapat kecaman dari beberapa tokoh masyarakat. Salah satunya, H. Apuk Idris yang juga sebagai Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Ormas Pemuda Pancasila (PP), Kabupaten Bekasi.

Saat ditemui oleh tim TERDEPA, H.Apuk mengatakan, kabar tersebut sangat melukai hati dan perasaan masyarakat di Kabupaten Bekasi, ditengah banyaknya problematika dan persoalan-persoalan yang harus diselesaikan. Terlebih lagi, kesulitan ekonomi dampak dari pandemi wabah virus Corona atau Covid-19 belum berlalu.

Bacaan Lainnya

“Tujuan mereka Apa sih! tujuannya pada jalan jalan-jalan, bukannya memperbaiki Bekasi malah memporandakan bekasi begini. Kita nih sebagai masyarakat Bekasi sangat pedih dengan keadaan Covid sekarang ini,”kata H.apuk.

Masih lanjutnya, “Kita masyarakat Bekasi bener-bener sedang kelaparan, bahkan saudara-saudara Kita itu masyarakat Bekasi sangat kesulitan dengan adanya sekolah dirumah, beli pulsa dan sebagainya paket. Kenapa pejabat pada jalan-jalan keluar daerah. Paling tidak itu uang jalan-jalan mending buat pasang wifi buat masyarakat, atau belikan kartu yang murah. Ini kurang ajar kalo caranya begini,”tegasnya.

Dia menyebut bahwa pimpinan Bekasi sekarang dengan sebutan “goblok”, hal ini Ia utarakan karena merasa kecewa dengan sikap Bupati Bekasi yang tidak mengetahui bahwa pejabat di lingkungan kerjanya Touring ke luar kota di tengah masa Pandemi Covid-19.

“Nah pemimpin Kita nih si Eka (Bupati Bekasi) “goblok”. Seorang pemimpin harus tau  kemanapun langkah anak buahnya harus tau, apalagi beredar kabar dugaan pejabat jalan-jalan ke luar daerah tersebut melukai masyarakat Bekasi,keadaan susah kok jalan jalan, pemimpin apa itu!,”kesalnya.

Ia meneruskan,“Apa yang terjadi belakangan ini di Kabupaten Bekasi memantik rasa keprihatinan dan kekesalan di dada. Kebayang di depan mata, masih banyaknya masalah yang menumpuk di Kabupaten Bekasi, sehingga tidak bisa di sebutkan lagi, mulai dari persoalan politik, sosial, ekonomi dan budaya, masih menyelimuti,” terusanya H. Apuk Jumat (21/8/2020).

Terkait persoalan Covid-19, sambung H. Apuk, sampai sekarang secara holistik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Gugus Tugasnya, tidak pernah memberikan jawaban terbuka ke public secara transparan tahapan demi tahapan seputar perkembangan penanganan virus Corona atau Covid-19, termasuk penggunaan anggarannya.

“Lah, sekarang malah jalan-jalan touring, lupa dengan maklumat atau himbauan Bupati yang juga atasan langsung Mereka berkait adanya Covid-19 kan sudah jelas. Tapi, kenapa mereka para pejabatnya seperti tidak mengindahkan himbauan itu,” sindir, H. Apuk.

Selain itu, lanjut H.Apuk, apa tujuan kegiatan mereka itu? happy holiday-kah, gathering kah?  atau jalan jalan yang bersifat spontanitas?. Kalo itu, kegiatan hanya dianggap biasa dan sifatnya spontanitas anehnya itu acara dari keberangkatan, kostum dan semuanya seperti ada kepanitiaanya?.

“Dalam keadaan seperti ini, dimana kepekaan Mereka selaku pejabat Pemerintah Eselon III dan II, tanpa rasa malu dan rasa empati pada keadaan Pandemi seperti saat ini malah melakukan kegiatan jalan-jalan ke luar daerah atau touring dengan jumlah rombongan yang tidak sedikit,” sesalnya.

Seharunya, dilibur panjang kali ini yang berbarengan dengan libur 1 Muharram menjadi ajang muhasabah diri, saling bermaafan dan berbagi kepada anak yatim piatu serta fakir miskin, bukan untuk melakukan sesuatu yang cukup memantik rasa keprihatinan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Seharusnya mereka ingat bahwasanya badan dan raga mereka ada titipan amanah yaitu jabatan yang melekat, kesadaran diri keinsyafan hati dan seharusnya mereka dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat Kabupaten Bekasi. Terlebih lagi sebagai abdi negara,” ungkapnya.

Harusnya mereka, melakukan kegiatan kebaikan seperti mendonasikan penghasilan Mereka, merambah daerah atau Kecamatan mana untuk didatangi dibaktikan diri Mereka, bisa bekerjasama dengan lembaga di luar Pemerintah seperti Baznaz dengan MUI dan lainnya, bukan malah melakukan touring seperti itu.

“Kegiatan yang dilakukan oknum pejabat Pemkab Bekasi jelas-jelas bikin Saya prihatin dan kesal melihatnya, dalam waktu dekat ini Kita akan meminta konfirmasi ke pihak Sekda Kabupaten Bekasi dan Inspektorat,” pungkasnya.

 

Reporter : Ardi Priana

Editor : Bagus Alfianto Rajib

#PemkabBekasi

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait