Pemkab Bekasi di Demo, Ketua GP Ansor Sebut Jangan Alergi Sama Santri

TERDEPAN.CO.ID,KABUPATEN BEKASI – Ratusan massa pendemo Gerakan Pemuda Ansor Kab.Bekasi menyuarakan aksi di kantor Bupati Bekasi dan kantor DPRD Kab.Bekasi bertemakan “Santri Beraksi, Benahi Bekasi”. Pendemo menuntut untuk memprdulikan Pondok Pasantren, para santri dan kiyai, Jumat (25/09/2020), yang berlangsung pada pukul 13.00 Wib sampai 15:00 Wib .

“Pedulikan santri-santri pasantren dan tenaga pendidik (ustadz/ustadzah),pelayanan kesehatan, pengelolaan aset daerah, tata kelola pemerintahan, CSR, pembangunan infastruktur, alokasi dana penanganan covid19, ketenagakerjaan dan kinerja BUMD, “terang pendemo dalam keterangan rilisnya.

Bacaan Lainnya

Korlap Aksi, Maruf dalam keterangannya menerangkan, agar tuntutan aksi tersebut bisa direalisasikan oleh Bupati Bekasi H.Eka Supriatmaja.

“Intinya GP Ansor Kab.Bekasi segera direalisasi tuntutan Kami perwakilan santri-santri yang ada di Kabupaten Bekasi, selama ini memang tidak pernah mendapatkan perhatian,lalu perhatikan juga kesehatan para santri dimasa pandemi covid-19.bicara rapid tes gapernah ada dipondok pasantren kemudian sarana dan prasarana pondok minimnya kepedulian masa kinerjanya Bupati Bekasi H.Eka Supriatmaja”kata Maaruf saat dimintai keterangan.

Sementara Ketua GP Ansor Kab.Bekasi pihaknya mengatakan agar Bupati jangan alergi terhadap Santri dan Pasantren, kalau Santri datang untuk ditemui.

“Kalau sampai belum bisa bertemu, rencana aksi akan dilakukan lagi, terkait pasantren serta Kiyai perlu untuk mendapatkan perhatian apalagi dimasa pandemi Covid-19,”ucapnya.

Pendemo meminta Bupati yaitu H. Eka Supria Atmaja untuk segera menemui massa aksi, mamun tak kunjung datang, hanya perwakilan Pemkab Bekasi yang menemui pendemo yakni Yana Suyatna, yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

“Saya akan sampaikan apa yang menjadi aspirasi, Saya tidak bisa janji bertemu Bupati, kalau bisa apa yang menjadi aspirasi temen-temen akan Saya sampaikan secepatnya. Tahun 2021 semua guru pasantren akan dapet insentif,”kata Yana Suyatna, saat menemui massa aksi.

Adapun massa pendemo setelah aksi didepan Kantor Bupati kembali mengelar aksi pukul 15:30 di Kantor DPRD Kabupaten Bekasi, dikarenakan kecewa Bupati Bekasi belum bisa menemuinya, yang dikawal oleh pihak Kepolisian, Satpol PP dan Pamdal.

 

Reporter : Ardi Priana

Editor : IKA

# PemkabBekasi # GPAnsorKab.Bekasi

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait