Beralasan Tutup Buku, PT. Smoe Indonesia Tidak Hadiri Undangan RDP DPRD Batam

  • Whatsapp

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- PT. Smoe Indonesia tidak menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPRD Batam terkait PHK massal kepada karyawan yang masih memiliki sisa kontrak kerja dan Tunjangan Hari Raya (THR) yang semestinya di bayarkan oleh Perusahaan tersebut, Senin (10/05/21).

Rapat yang sempat dibuka oleh Mustofa Anggota Komisi IV DPRD Batam, langsung di tutup karena tidak hadirinya dari pihak perusahaan dengan mengirim surat untuk melakukan penjadwalan pada tanggal 18 Mei 2021.

Bacaan Lainnya

“Karena dari pihak perusahaan tidak bisa menghadiri RDP pada hari ini, maka rapat ini akan di tunda sampai tanggal 18 Mei setelah libur hari raya idul fitri,”jelas Mustofa singkat.

Ia juga menjelaskan alasan dari pihak perusahaan tidak bisa menghadiri undangan dari Komisi IV DPRD Batam tersebut karena management PT. Smoe Indonesia hari ini dalam proses tutup buku.

“Saya Bacakan ya, ini mereka beralasan tidak hadir karena masih dalam proses tutup buku dan mereka meminta pada tanggal 18 Mei 2021 untuk di jadwalkan ulang,”sambung Mustofa sembari membacakan isi surat dari PT. Smoe Indonesia.

Namun yang tidak kalah mencengangkan ketika Muhamad Yunus Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam saat menanyakan kepada Karyawan PT. Smoe Indonesia yang saat itu turut hadir mengikuti RDP.

“Ini saya tanya dulu, apakah kalian tidak takut kena blacklist dari PT. Smoe Indonesia, Kalo tidak takut kena Blacklist ya sudah kita lanjutkan RDP ini,”imbuh Yunus sebari bertanya.

Masih Yunus,”bukan apa-apa saya bertanya seperti ini, saya tinggal di Kampung Jabi Kelurahan Kabil, dulu soalnya ada karyawan yang mempertanyakan hampir sama seperti kalian seperti ini tapi ketika mau melamar kembali tidak bisa karena sudah di blacklist dari perusahaan,”tambahnya.

 

Reporter : Bagus Alfianto R
# PT.SmoeIndonesia #DPRDBatam #Disnaker

TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait