Pengakuan Warga, CP Si Pelakor Pak Dewan AT Sempat Ribut Gara-Gara Rebutan Anak

  • Whatsapp
CP Pelakor yang mengaku Selingkuhan Pak Dewan AT sedang life di Facebook

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- CP Si Pelakor Pak Dewan AT sempat ribut gara-gara rebutan anak. Hal ini disampaikan Bu RW ditempat lingkungan CP tinggal di  Batu Aji (Red. permintaan narsum untuk menyamarkan alamat lengkap), Senin (09/08/21).

Bu RW juga menerangkan jika warga sekitar lebih mengenal Oma Haikal dibanding CP karena dalam pengakuan warga, CP kurang bersosialisasi dengan warga sekitar.

Bacaan Lainnya
Ibu ibu yang sedang bercengkrama di samping rumah CP

Menurutnya, dalam pergunjingan warga yang mengenalnya dan melihat foto CP menyebut bahwa CP beberapa hari yang lalu sempat ribut gara-gara rebutan anak.

“Kemarin saya dengar dari ibu-ibu, CP ada keributan dengan bapak dari anak terakhirnya,”terangnya.

https://www.terdepan.co.id/2021/09/05/oma-haikal-mengaku-cp-tidak-pernah-pulang-rumah-dan-menjenguk-anaknya-selama-dua-tahun/

Ia menambahkan, dari berbagai pergunjingan warga, CP nampak seperti orang stres.

“Dia itu seperti kayak orang stres gitu mbak, ndak bereslah,”lanjutnya.

Oma Haikal saat diwawancarai TERDEPAN dirumahnya tidak menyangkal isu pertengakaran memperebutkan anak, antara putrinya dengan bapaknya yang berinisial JS, yang diduga belum adanya ikatan perkawinan yang sah dengan CP.

“Saya di Jakarta saat itu, JS itu bapak dari anak ini, sambil menunjuk cucu perempuannya dengan penuh kasih sayang.

Kediaman Orang Tua CP di Batu Aji

Dalam pemberitaan sebelumnya, terkait dengan CP tidak berada dirumah bersama anaknya selama dua tahun dan tidak membiayai anaknya seperti yang disampaikan Oma Haikal serta kebenaran status putri bungsu CP adalah anak dari JS tidak ada bantahan dari CP.

https://www.terdepan.co.id/2021/09/02/mengejutkan-amintas-tambunan-mengaku-cp-memerasnya-dan-mengancam-membunuh-jika-tidak-mentransfer-uang/

Justru saat berita status anaknya disentil dan diunggah, CP hanya memberikan SMS makian dan ancaman kepada Pimred media ini serta mengintervensi dan menuliskan sebuah ancaman yang tak selayaknya dilakukan olehnya, apalagi dalam menjalankan tugasnya sebagai jurnalis dilindungi oleh UU PERS.

“Anda kalau gentel cari saya, media besar aja berurusan langsung ama saya, kenapa anda sok-sok an cari orang tua saya. Saya minta tolong kamu perempuan, mungkin sekarang hidup mu baik-baik saja, tapi kita gak tau dengan kehidupan kedepan, “tulis Olin sapaan dilingkungan keluarganya, Sabtu (06/09/21).

https://www.terdepan.co.id/2021/09/04/sok-jagoan-carolein-parewang-maki-pimred-dengan-bahasa-bak-tak-makan-bangku-sekolah/

Lanjutnya,  jadi tolong jangan bawa-bawa orang tua saya. Jika kamu perempuan tentu kamu cari saya dan bertanya kebenaran. Karena bukan orang tua saya yang bercinta ama Amintas. Kau bisa cari no ku dari wartawan lain, “lanjutnya seolah menggurui merasa lebih hebat dan langsung memblokir Whatshap pribadi yang belum sempat dibalas.

https://www.terdepan.co.id/2021/09/02/mengejutkan-amintas-tambunan-mengaku-cp-memerasnya-dan-mengancam-membunuh-jika-tidak-mentransfer-uang/

Diketahui CP adalah seorang janda beranak tiga yang sedang viral diberbagai media sosial, dalam pengakuannya sebagai selingkuhan pak Dewan AT di Kota Batam yang ngotot minta untuk dinikahi. Foto CP terpampang diberbagai platfon media sosial dan media masa karena aksi pengakuan cinta terlarangnya yang mencomot nama AT anggota dewan partai Nasdem yang kini telah viral menjadi konsumsi publik yang heboh.

Dari informasi rumor yang berkembang, diduga CP diceraikan suami pertama karena adanya skandal perselingkuhan dengan JS pengusaha besi Scarf, bapak dari anak gadisnya yang bungsu yang juga berstatus suami orang.

“CP, Pelakor yang ngotot meminta untuk dinikahi AT, ternyata memiliki hubungan gelap dengan pria lain.Hubungan mereka sudah berlangsung sampai sekarang sejak 2011 lalu. Dari hubungan gelap yang berlangsung tersebut JS dan CP sudah memiliki seorang putri,”tuturnya untuk menyamarkan namanya.

Redaksi
#CaroleinParewang #DPRDBatam


TERDEPAN VIDEO

ADVERTISEMENT

Pos terkait