TERDEPAN.CO.ID, BATAM | Taman Wisata Hutan Lembah Pelangi Batam, Kepulauan Riau, saat ini menjadi satu-satunya tempat wisata di Batam yang menyediakan pemandian dengan aliran air berasal dari mata air hutan. Hanya dengan membayar tiket masuk Rp10.000,- saja, warga Batam ataupun wisatawan yang berkunjung sudah bisa menikmati segarnya mandi dengan air hutan alami Batam.
Lokasi pemandian yang berbentuk kolam renang dengan air mengalir ini, berada tepat ditengah-tengah lembah kawasan Taman Lembah Pelangi dengan pemandangan hutan yang mengelilinginya.

Menurut Pengembang Taman Lembah Pelangi Odit Kusmar Lubis, kebersihan dan kesegaran air tetap terjaga, pasalnya air terus mengalir dari mata air yang ada di tengah hutan sekitar taman wisata dan terbuang menuju aliran air lainnya di tengah hutan.
“Air di kolam pemandian ini bersumber dari mata air hutan di atas dan mengalir terus. Jadi air terus-menerus berganti dan tetap segar alami,” ungkapnya, Kamis (21/4/2022).

Selain fasilitas pemandian alam, Lubis menyebutkan bahwa Taman Lembah Pelangi juga banyak menyediakan arena bermain anak. Untuk pengunjung yang hobi hunting atau berfoto selfie, tersedia banyak spot foto dengan tempat-tempat unik yang instagramable, di antaranya ada rumah suku Apache yang dilengkapi dengan kostumnya, perahu layar, kincir angin, bunga tumpah, rumah pohon dan banyak lagi. Ada juga kolam yang menyediakan beberapa unit sampan, di sini pengunjung bisa menaiki serta mendayung sendiri sampannya.
“Kami terus berusaha mengembangkan fasilitas dan kreativitas untuk kepuasan pengunjung dengan mengikuti kebutuhan terkini terutama untuk anak-anak muda milenial. Kami juga membangun wisata-wisata edukasi untuk anak-anak dengan harga yang terjangkau, ada taman kelinci, taman kincir, taman angsa, taman kura-kura dan masih banyak yang lain,” jelasnya.


Lubis juga menjelaskan bahwa Taman Wisata Hutan Lembah Pelangi merupakan salah satu tempat wisata termurah untuk keluarga di Batam. Lokasinya pun mudah dijangkau, Jika perjalanan ditempuh melalui jalan raya Simpang lampu merah Sei Harapan menuju Pelabuhan Ferry Sekupang, maka ditengah perjalanan tepatnya di persimpangan lampu merah kawasan Shangrilla harus belok ke kanan. Lokasi Taman Wisata Hutan Lembah Pelangi akan terlihat berada di tepi jalan menuju Kampung Tua Patam Lestari atau Kawasan Indah Puri Golf and Resort, Sekupang.
“Dengan membeli tiket masuk hanya seharga 10 ribu rupiah, pengunjung sudah bebas mandi di kolam renang, bebas pakai pondok, gunakan spot foto, main di outbound mini. Bermain flyng fox, sepeda terbang, paralayang pun semuanya gratis. Hanya saja untuk bermain sampan sepuasnya yang membayar sebesar 20 ribu rupiah,” terang Lubis.

Taman Wisata Lembah Pelangi dibuka setiap hari untuk pengunjung. Jumlah pengunjung baik lokal, domestik maupun manca negara terbilang lumayan banyak. Untuk hari libur bisa mencapai hingga 500 pengunjung, sedangkan di hari-hari biasa hanya berkisar 50 hingga 100 pengunjung.
Odit Kusmar Lubis berharap dunia pariwisata di kota Batam akan lebih menarik, apalagi mereka telah diberi semangat oleh pemerintah pusat, provinsi dan kota dengan ikut mempromosikannya. (AS)
Editor : Andri Sofian







