Terdepan.co.id. Jakarta – Direktur Kesehatan Perawatan dan Rehabilitasi Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kemenkumham, Elly Yuzar lakukan monitoring terhadap pelayanan makan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cikarang.
“Saya datang untuk memastikan kembali bahwa pelayanan makan dan minum termasuk layanan kesehatan itu berjalan secara optimal. Kita memfokuskan pada monitoring dan evaluasi dapur dan Klinik Pratama Lapas Cikarang,” kata Elly, Selasa (19/03/2024).
Kegiatan dimulai pada pukul 14.30 WIB dengan mengecek Dapur, memeriksa kebersihan area dapur, juga sarana dan prasarana dapur.
Elly Yuzar ikut menyaksikan secara langsung kegiatan penyajian makanan untuk warga binaan guna memastikan penyajian ataupun menu yang disajikan memenuhi standar yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 40 Tahun 2017.
Usai meninjau dapur Lapas, ia melanjutkan meninjau Klinik Pratama di Lapas dengan pengecekan terhadap sarana dan prasarana klinik, evaluasi kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang, Imam Sapto Riadi menjelaskan sejak diberlakukannya peraturan tersebut, pihaknya telah berkomitmen untuk memastikan bahwa para warga binaan di Lapas Cikarang mendapat makanan yang berkualitas dan bergizi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami juga telah mengoptimalkan proses produksi makanan di Dapur Lapas. Kami meningkatkan standar kebersihan dan keamanan pangan, serta memperketat pengawasan terhadap bahan-bahan yang digunakan. Dengan demikian, kami dapat memastikan bahwa makanan yang disajikan kepada narapidana bebas dari kontaminasi dan aman untuk dikonsumsi,” ungkapnya.
Imam menegaskan, selama ini pihaknya juga telah melibatkan narapidana dalam proses persiapan makanan. Para narapidana telah dilatih dan sebelumnya memiliki keterampilan memasak diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan memasak di dapur Lapas.
Hal ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi narapidana untuk mengembangkan keterampilan baru, tetapi juga memberikan mereka rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap makanan yang mereka konsumsi.
“Dengan meningkatkan pelayanan makanan, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi narapidana dan membantu mereka untuk kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik,” kata dia.
Narapidana di Lapas Kelas IIA Cikarang memberikan respons positif terhadap pelayanan makanan yang didapatnya. Variasi menu beragam memberikan dampak pada kesehatan warga binaan.
(BORI)







