TERDEPAN.CO.ID,BATAM– Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) masih melakukan pendalaman penyebab pasti kematia Bripda Natanael Simanungkalit salah satu prajurit anggota Bintara Samapta Angkatan 2025 yang diduga mengalami kekerasan di lingkungan mess Bintara Remaja oleh seniornya pada Senin (13/4) malam.
Penyebab tewasnya anggota bintara muda tersebut hingga saat ini Polda Kepri masih dalam proses penyelidikan.
“Kapolda Kepri menyampaikan turut berduka atas peristiwa yang terjadi dan telah memerintahkan Kabid Propam (Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan) serta Dirreskrimum (Direktur Reserse Kriminal Umum) untuk melakukan proses hukum secara tuntas,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei.
Menurutnya jenazah korban saat ini masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab kematian.
“Saat ini korban berada di RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi,” kata Nona.
Dirinya menegaskan Polda Kepri tidak akan mentolerir pelanggaran dalam kasus tersebut, sekecil apa pun.
Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan kronologi kejadian secara rinci, termasuk apakah korban mengalami pengeroyokan atau bentuk kekerasan lainnya.
“Untuk estimasi kejadian belum bisa dipastikan, masih dalam proses pemeriksaan oleh tim. Beberapa personel sudah diamankan dan saat ini dalam proses pemeriksaan oleh Bidang Propam dan Ditreskrimum,” ujarnya.
Hingga siang ini, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga korban maupun tenaga medis di Rumah Sakit Bhayangkara terkait penyebab kematian Bripda Natanael. (*)
Editor : IKA
#PoldaKepri







