TERDEPAN.CO.ID,KARIMUN – Semarak kemerdekaan mewarnai Lapangan Upacara Panggung Putri Kemuning, kawasan pesisir (Coastal Area) Kabupaten Karimun, pada Senin pagi. Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, memimpin langsung upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di hadapan jajaran pemerintah daerah, aparatur keamanan, serta ribuan peserta upacara, Bupati menyampaikan amanat yang menggugah jiwa nasionalisme sekaligus membumikan semangat pembangunan di daerah.
“ Kemerdekaan ini bukanlah hadiah yang datang begitu saja. Kemerdekaan adalah hasil dari perjuangan panjang, dari keringat, air mata, bahkan darah para pahlawan yang rela mengorbankan segalanya demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Bupati Iskandarsyah mengawali amanatnya.
Di usia Republik yang menginjak 81 tahun, Bupati menyoroti ketangguhan bangsa yang telah melewati berbagai ujian berat, mulai dari krisis ekonomi, pandemi, hingga bencana alam. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak kalah berat. Perubahan iklim, revolusi teknologi, persaingan global yang semakin ketat, hingga ancaman disintegrasi menuntut kemampuan adaptasi, persatuan, dan kerja keras dari seluruh elemen masyarakat.
Sejalan dengan tema nasional HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Bupati menjabarkan maknanya dalam konteks nyata bagi Kabupaten Karimun. Berdaulat berarti membangun kemandirian daerah, adil bermakna memastikan pemerataan pembangunan tanpa terkecuali, sedangkan makmur diwujudkan melalui kesejahteraan masyarakat, perputaran ekonomi kerakyatan, terbukanya lapangan kerja, serta akses pendidikan dan kesehatan yang memadai.
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Bupati Iskandarsyah menekankan pentingnya menjaga satu kunci utama, yakni persatuan. Menurutnya, pembangunan hanya akan berjalan apabila bangsa ini berdiri teguh, saling menguatkan, dan hidup dalam suasana Guyub Rukun. Persatuan, katanya, merupakan pondasi utama untuk membangun rumah besar bernama Indonesia.
Di tengah gegap gempita perayaan kemerdekaan, suasana haru dan humanis turut menyelimuti pesisir Karimun. Tidak hanya mengajak peserta upacara mendoakan para pahlawan, Bupati Iskandarsyah juga menyampaikan doa dan empati mendalam bagi saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Momen hening tersebut menegaskan bahwa spirit kemerdekaan sejati juga terletak pada kuatnya solidaritas dan kepedulian kemanusiaan.
Menutup amanatnya, Bupati Karimun mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum 17 Agustus 2026 sebagai titik pembaruan janji kepada Tanah Air. Ia mengajak masyarakat berjanji untuk menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, memajukan daerah, serta terus memperkuat semangat kebersamaan demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Semangat Guyub Rukun, menurut Bupati, harus menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus mendorong Kabupaten Karimun untuk terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan pengabdian, dan membawa Indonesia menuju kejayaan di panggung dunia.(Fjr)







