November Masuk Angin Utara, BMKG Hang Nadim Batam Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrim

Cuaca di kota Batam pada pagi hari

TERDEPAN.CO.ID,BATAM– Memasuki November 2026, pola angin di wilayah Kepulauan Riau mulai mengalami perubahan cuaca . Angin dari utara dilaporkan mulai menguat dengan arah bervariasi dari barat hingga timur laut.

Perubahan pola angin tersebut turut memengaruhi kondisi cuaca di wilayah Kepri. Berdasarkan data klimatologi, curah hujan pada November diperkirakan lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam, Pande Made Rony, mengatakan penguatan angin utara merupakan salah satu karakteristik cuaca yang mulai terlihat pada November.

Cuaca Laut di Kota Batam

“Untuk bulan November ini, berdasarkan data klimatologi, angin dari utara sudah mulai menguat. Arah anginnya bervariasi dari barat hingga timur laut,” ujar Pande Made Rony saat dikonfidmaks.

Selain perubahan arah angin, frekuensi kejadian hujan juga diperkirakan meningkat. Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu lebih waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

BMKG juga menjelaskan fenomena awan yang terlihat berlapis atau seperti terbelah. Bentuk awan tersebut dapat dipengaruhi perbedaan kecepatan dan arah angin pada ketinggian lapisan atmosfer.

Perbedaan kondisi angin di setiap lapisan dapat memengaruhi bentuk serta posisi awan yang terlihat dari permukaan.

“Pergerakan awan ini memungkinkan terjadi bersamaan dengan angin kencang hingga ke permukaan,” jelasnya.
Peringatan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Kepri.

Sementara itu, BMKG mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau pada Kamis (5/11/2026) pukul 10.49 WIB.
Dalam peringatan tersebut, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang berpotensi terjadi mulai pukul 10.59 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Bintan, yakni Teluk Bintan, Telok Sebong, Bintan Pesisir, dan Seri Kuala Lobam.
Di Kabupaten Karimun meliputi Moro, Kundur, Karimun, Buru, Kundur Barat, Durai, dan Ungar. Sementara di Kabupaten Lingga, potensi cuaca tersebut diperkirakan terjadi di Kecamatan Senayang.

Untuk Kabupaten Kepulauan Anambas, wilayah yang perlu mewaspadai kondisi tersebut meliputi Siantan, Jemaja Timur, dan Jemaja. Sedangkan di Kota Tanjungpinang mencakup Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Kota, dan Bukit Bestari.

BMKG juga memperkirakan potensi hujan dapat meluas ke sejumlah wilayah lainnya.

Di Kabupaten Bintan meliputi Gunung Kijang, Bintan Timur, Bintan Utara, Toapaya, dan Mantang. Di Kabupaten Karimun mencakup Meral, Tebing, Kundur Utara, Meral Barat, dan Belat.

Kemudian di Kabupaten Lingga meliputi Lingga, Singkep Barat, Lingga Utara, Selayar, dan Kepulauan Posek. Di Kabupaten Kepulauan Anambas mencakup Palmatak, Siantan Timur, Siantan Selatan, dan Siantan Tengah.

Sementara di Kota Batam, potensi perluasan hujan diperkirakan terjadi di wilayah Belakang Padang, Bulang, dan Galang. Adapun di Kota Tanjungpinang mencakup Tanjungpinang Timur.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan, melintasi kawasan terbuka, maupun beraktivitas di laut ketika hujan disertai angin kencang dan petir./Bagus

Editor : IKA
#BMKG

TERDEPAN TV

Pos terkait