Stiker Parkir Berlangganan Batam Mulai Dilirik, Pemilik Mobil Lebih Antusias daripada Pengendara Motor

Parkir Mobil

TERDEPAN.CO.ID,BATAM – Program parkir berlangganan di Kota Batam mulai menarik perhatian masyarakat. Namun, dari penjualan stiker yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, pemilik mobil justru terlihat lebih antusias dibandingkan pengguna sepeda motor.
Perbedaan minat tersebut terlihat dari penjualan stiker di stan pelayanan Dishub Batam di BCS Mall pada akhir pekan lalu. Dalam dua hari, jumlah stiker untuk kendaraan roda empat terjual jauh lebih banyak dibandingkan kendaraan roda dua.

Kepala UPTD Pelayanan Parkir Dishub Kota Batam, Samuel Eksaudi Tambunan, mengatakan pembelian stiker parkir berlangganan saat ini lebih banyak berasal dari pemilik mobil.

Bacaan Lainnya

“Kalau di lapangan, lebih banyak malah sekarang orang membelinya untuk mobil, bukan untuk motor,” kata Samuel saat di Hubungi awak media, Senin sore(2/11/2026).

Berdasarkan catatan penjualan, pada Sabtu stiker parkir berlangganan untuk mobil terjual sebanyak tujuh lembar. Angka tersebut meningkat tajam pada Minggu (1/11/2026), dengan penjualan mencapai 31 lembar.

Sementara itu, stiker untuk sepeda motor hanya terjual dua lembar pada hari yang sama.

Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa program parkir berlangganan sejauh ini lebih banyak diminati pemilik kendaraan roda empat.
Samuel menduga, pemilik mobil menilai skema berlangganan lebih efisien untuk kebutuhan parkir mereka. Meski demikian, Dishub masih berupaya memperluas jangkauan program agar pengguna sepeda motor ikut tertarik.

Salah satu upaya yang sedang dijajaki adalah menawarkan pembelian stiker secara kolektif melalui perusahaan-perusahaan di Batam.
“Kalau motor, kita masih coba kerja sama dengan perusahaan-perusahaan. Tapi saat ini mereka belum respons balik, jadi masih kita obrolkan,” ujarnya.

Penurunan Tarif Dongkrak Minat. Di sisi lain, Dishub Batam melihat adanya peningkatan pembelian stiker parkir berlangganan sejak dilakukan penyesuaian tarif pada September 2026.

Samuel menyebut, penurunan tarif tersebut ikut mendorong masyarakat untuk mulai melirik program parkir berlangganan.
Meski mengklaim terjadi peningkatan cukup signifikan, Dishub belum menyampaikan angka akumulasi penjualan secara keseluruhan. Data tersebut masih dalam proses penghitungan dan sinkronisasi setelah penutupan pembukuan.

“Nanti saya infokan, lagi dihitung dan disinkronkan karena baru tutup buku kemarin. Yang jelas kenaikannya banyak sejak bulan sembilan (September) itu,” katanya.

Samuel menegaskan, Dishub tidak menetapkan target penjualan secara khusus. Program tersebut lebih mengedepankan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat tanpa mewajibkan pemilik kendaraan untuk membeli stiker.

Dishub juga tidak memberikan potongan harga khusus bagi masyarakat yang membeli langsung di stan pelayanan.

Dengan demikian, peningkatan penjualan yang terjadi saat ini masih menjadi indikator awal penerimaan masyarakat terhadap program parkir berlangganan di Batam. /Bagus

Editor : IKA
#Parkir
#DishubBatam

TERDEPAN TV

Pos terkait